Qasīda Banāt Su‘ād li-Ka‘b ibn Zuhayr ibn Abī Salmā: Tahlīl al-Uslūb al-Adabī
UIN Sunan Kalijaga, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2011.491.199-229
Abstract
Dalam tulisan ini, peneliti mencoba untuk melihat pentingnya puisi
Suead Lakaeb bin Zuhair Ibn Abi Salma dalam menerangkan sejarah peradaban Islam,
terutama di era kudeta dari masa pra-Islam hingga era Muharramain yang terkenal.
Penulis menganalisis puisi ini yang fokus pada inti unsur metode dan pernyataan
sesuatu dari latar belakang penampilan untuk menghormati para pembaca proporsional
antara metode yang digunakan dan kondisi penyair dalam membangun puisinya.
Dipercaya bahwa puisi ini adalah sebuah nilai yang berasal dari pengalaman
religius dan puisi artistik yang mengubah filosofi kehidupan penyair dari
ketidaktahuan tentang Islam. Puisi ini terinspirasi oleh gagasan mulia yang
diungkapkan dalam bentuk artistik Galilea yang sangat baik sampai menjadi
sebuah puisi yang indah.
Suead Lakaeb bin Zuhair Ibn Abi Salma dalam menerangkan sejarah peradaban Islam,
terutama di era kudeta dari masa pra-Islam hingga era Muharramain yang terkenal.
Penulis menganalisis puisi ini yang fokus pada inti unsur metode dan pernyataan
sesuatu dari latar belakang penampilan untuk menghormati para pembaca proporsional
antara metode yang digunakan dan kondisi penyair dalam membangun puisinya.
Dipercaya bahwa puisi ini adalah sebuah nilai yang berasal dari pengalaman
religius dan puisi artistik yang mengubah filosofi kehidupan penyair dari
ketidaktahuan tentang Islam. Puisi ini terinspirasi oleh gagasan mulia yang
diungkapkan dalam bentuk artistik Galilea yang sangat baik sampai menjadi
sebuah puisi yang indah.
Full Text:
PDFCopyright (c) 2011 Muhammad Pribadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






