Para Pendengar Firman Turhan: Telaah Terhadap Efek Estetik al-Qur'an

Muhammad Nur Kholis Setiawan
State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2001.391.243-259

Abstract


Buku berjudrul Gott ist schőn; Das ästhetische Erlebens des Koran ("Tuhan Maha Indah; Penghayatan Estetik terhadap al-Qur'an") yangmenjadi sentral ulasan berikut bukanlah karya pertama Navid Kermani, islamisis lran kelahiran Jerman. Buku ini asal mulanya adalah disertasi Doktor di "Orientalisches Seminar" Universitas Bonn tahun 1998. Di tahun-tahun sebelumnya Kermani sudah berperan aktif dalam meramaikan kajian al-Qur'an di Barat. Buku pertama yang dihasilkan adalah Offenbarung als Kommunikation; Das Konzept waly in Naṣr Abū Zaids Mafhūm al-Nasṣ (Wahyu sebagai Komunikasi; Telaah atas Konsep Abu Zaid tentang Wahyu dalam Mafhūm al-Nasṣ, terbit 1996). Sedangkan karya-karyanya yang lain banyak berupa artikel dibeberapa jurnal studi Islam intemasional.


Full Text:

PDF


Copyright (c) 2022 Muhammad Nur Kholis Setiawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.