Book Review
State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1998.3662.193-196
Abstract
Ketidakpuasan terhadap tradisi pemikiran klasik dan konsep-konsep lama yang berkaitan dengan Al-Qur'an pada khususnya dan Islam pada umumnya merupakan suatu fenomena yang muncul di penghujung abad 20. Pemikiran dekonstruktif, dan sekaligus rekonstruktif, merupakan sinyalemen yang menandai akan munculnya perkembangan pemikiran baru di Dunia Islam pada abad ke-21. Muhammad syahrur, seorang profesor di universitas Damaskus, adalah salah seorang tokoh yang telah memberikan kontribusi,yg sangat berharga dalam kajian-kajian keislaman Bukunya yang berjudul al-Kitāb wa al-Qur'ān menawarkan ide-ide segar berkaitan dengan terma-terma dalam ilmu-ilmu Al-Qur'an, dan konsep-konsep Al-Qur'an yang berhubungan dengan teologi, hukum dan akhlaq, Meskipun sebagian terma dan konsep yang dijadikan pokok bahasan,dalam buku tersebut mungkin tidak asing bagi para pemerhati dan pengkaji Al- Qur'an namun pengertian terma dan pemahaman konsep yang ditawarkan Syahrur mengandung nuansa pemikiran yang berbeda dengan yang selama ini dianut oleh sebagian besar ulama.
Full Text:
PDFCopyright (c) 2022 Sahiron Syamsuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






