Pendidikan Etika Lingkungan Hidup Orientasi ke arah Pendidikan yang Holistik
State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1994.540.36-46
Abstract
Dalam konferensi Tingkat Tinggi Bumi (KTT-Bumi) di Rio De Jenairo pada bulan Juni 1992 yang lalu, telah menghasilkan beberapa kesepakatan penting yang salah satu diantaranya, yang relevan dengan makalah ini, adalah sebuah kerangka kerja yang diperuntukkan kepada masyarakat internasional yang disebut sebagai AGENDA 21. Rencana kerja ini bertujuan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan (Sustainable Developmen) pada abad mendatang. Salah satu program dari Agenda 2l yang sangat penting untuk diperhatikan adalah program pendidikan Lingkungan Hidup, yang didalamnya tercakup tiga hal penting (Bab 36 Agenda 2l), yakni: (a). Mereorientasi pendidikan ke arah pembangunan berkelanjutan' (b). Meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlunya menjaga kelestarian lingkungan, dan (c). Meningkatkan latihan. Program-program ini sesungguhnya merupakan tindak lanjut dari deklarasi dan rekomendasi Konferensi Tbilisi yang diselenggarakan oleh UNESCO dan UNEP pada tahun 1917 yang lalu, yang menegaskan perlunya memperhatikan dunia pendidikan dalam upaya menyelamatkan lingkungan hidup.
Full Text:
PDFCopyright (c) 2022 Radjasa Mu’tasim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






