Masyarakat Akademik dan Penyebaran Ilmu Pengetahuaan

Alef Theria Wasim
State Islamie University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1993.052.1-8

Abstract


Untuk dapat diketahui, dikenal dan diakui, masyarakat akademik perlu menginformasikan pokok-pokok pikiran baik bersifat lontaran maupun tanggapan yang berupa pemikiran-pemikiran, ide-ide, penemuan­penemuan, teori-teori keterangan-keterangan dan sebagainya, kepada masyarakat. Karena itu adanya suatu media penyampaian infonnasi akademik dipandang perlu. Media dimaksud dapat berupa jurnal, bulletin, atau yang semacam itu. Dimaksud dengan jurnal dan bulletin dalam pembicaraan ini adalah jurnal ilmiah atau jurnal akademik dan bulletin akademik. Suatu Lembaga ilmiah (atau lembaga akademik) apalagi universitas-universitas terkenal, biasanya memiliki setidak-tidaknya jurnal dan bulletin akademik. Entah diterbitkan oleh universitasnya, entah oleh fakultasnya atau oleh jurusan­jurusannya atau bahkan oleh lembaga-lembaga yang ada di lingkungan akademik dimaksud. Masyarakat akademik dimaksudkan disini bukan hanya masyarakat universitas atau masyarakat perguruan tinggi saja akan tetapi juga kelompok-kelompok profesi semisal kelompok profesi kedokteran, teknik, antropologi, sosiologi, hukum, beberapa kelompok profesi bidang budaya, "kelompok studi (ke)wanita(an)" dan "kelompok studi keagamaan ".


Full Text:

PDF


Copyright (c) 2022 Alef Theria Wasim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.