Agama dan Skularisme di Turki
Sunan Kalijaga State Islamic University (UIN) Yogyakarta, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1989.037.54-60
Abstract
Menempatkan Islam, religiositas atau pemikiran ulama yang bersifat dialektis, berhadap-hadapan dengan sekularisme atau pola berfikir ilmuawan yang bersifat demonstrative, rasanya memang kurang tepat, bahkan terlalu simplistic. Menempatkan posisi berhadap-hadapan mengandalkan arti dan sikap tatanan hubungan pergaulan yang antagonistic, bagaikan air dan minyak yang sifat-sifat dasarnya memang sudah berbeda sejak semula.
Full Text:
PDFCopyright (c) 1989 Muhammad Amin Abdullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






