Agama Sebagai Dasar Penguasaan Manusia Atas Dirinya Dalam Rangka Terwujudnya Perdamaiaan Dunia

Mukti Ali
, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1984.032.1-14

Abstract


Uraiaan ini merupakan pembahasan bapak Mentri Munawir Sjadzali. Saya sangat setuju dengan beliau itu. Uraiaan ini –kalau bisa—dimaksudkan untuk menambah uraiaan Bapak Mentri. Kaian dan Habel (kejadiaan) atau  Qabil dan Habil (al-Qur’an), kedua anak Nabi Adam, bertengkar karena urusan persembahan kurban kepada Tuhannya. Karena pertengkaran itu maka Qabil (kain) membunuh adiknya, Habil. Agama telah ada dalam: waktu itu, karena esensi agama adalah percaya kepada Yang Supra-Alami dan berusaha untuk berbakti kepada-nya. Tetapi dalam waktuyang sama pembunuhan atau perang-pun telah terjadi.


Full Text:

PDF


Copyright (c) 2024 Mukti Ali

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.