Al Farabi dan Logika Aristoteles
UIN Sunan Kalijaga, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1986.034.1-23
Abstract
Studi sejarah kebudayaan memberikan kesan kepada kita bahwa ilmu pengetahuan itu berinduk kepada filsafat. Filsafat menghadapi segala masalah dengan pemikiran radikal, berusaha mengungkap hakikat sesuatu objek secara tuntas, hingga diperoleh kebenaran hakiki. Kemudian berangsur-angsur muncul berbagai cabang ilmu pengetahuan, yang taraf pemikiran untuk memperolehnya tidak seradikal pemikiran filsafat. Corak dan sebutan ilmu pengetahuan itu bergantung kepada macam objekformal yang menjadi acuan memandangannya.
Full Text:
PDFCopyright (c) 2024 A Aburisman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






