Purifying the Faith, Acting for Progress: Reinterpreting Muhammadiyah

Hyung-Jun Kim
Kangwon National University, Korea, Republic of

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2024.622.241-276

Abstract


This paper investigates Muhammadiyah, specifically exploring the intricate relationship between purification and social activism and addressing the interpretive challenges inherent in their connection. It posits that ijtihad and progress, fundamental to Muhammadiyah’s theological underpinnings, broaden the understanding of purification beyond mere adherence to the Scriptures, aligning purification with the necessity of adapting to contemporary developments. The initial sections of the paper analyze Suara Muhammadiyah to shed light on the organization’s early theological framework that seamlessly integrates purification, social activism, ijtihad, and progress. Subsequent sections, drawing on diverse research findings, explore the evolution of these concepts and their implementations throughout Muhammadiyah’s history. The paper concludes that the fusion of ijtihad and progress has fostered diverse approaches to purification, reflecting various cultural and social contexts. This synthesis has prevented stagnation in the realm of social activism and infused it with vitality and dynamism.

[Tulisan ini mengkaji ormas Muhammadiyah, khususnya tentang hubungan rumit antara pemurnian dan aktivisme sosial serta penafsiran-penafsiran dalam hubungan keduanya. Studi ini mengemukakan bahwa ijtihad dan kemajuan, yang merupakan landasan teologis Muhammadiyah, memperluas pemahaman tentang pemurnian lebih dari sekedar ketaatan pada kitab suci, tetapi menyelaraskan pemurnian dengan kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan kontemporer. Bagian awal makalah ini menganalisis Suara Muhammadiyah, menyoroti kerangka teologis awal organisasi yang mengintegrasikan pemurnian, aktivisme sosial, ijtihad, dan kemajuan. Bagian selanjutnya mengeksplorasi evolusi konsep-konsep tersebut dan implementasinya sepanjang sejarah Muhammadiyah, dengan memanfaatkan beragam temuan penelitian. Makalah ini menyimpulkan bahwa perpaduan ijtihad dan kemajuan telah mendorong beragam pendekatan terhadap pemurnian, yang mencerminkan berbagai konteks budaya dan sosial. Sintesis ini telah mencegah stagnasi di bidang aktivisme sosial serta menanamkan vitalitas dan dinamisme di dalamnya.]


Keywords


Muhammadiyah; purification; social activism; Islamic Reformism; Progressive Islam

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. Amin, “Muhammadiyah dan Pemikiran Keagamaan: Reorientasi Wawasan dan Implementasinya untuk Aksi”, in Muhammadiyah Menyongsong Abad XXI, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 1998.

Abdurrahman, Asjmuni, Manhaj Tarjih Muhammadiyah: Metodologi dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.

Abdurrahman, Muslim, 2004 “Munculnya Kesadaran Kritis Ber- Muhammadiyah: Sebuah Pengantar”, in Kembali ke al Quran Menafsir Makna Zaman: Suara-Suara Kaum Muda Muhammadiyah, ed. by Pradana Boy and Hilmi Faiq, Malang: UMM Press, 2004.

Agham, Noor Chozin, Islam Berkemajuan Gaya Muhammadiyah: Telaah terhadap Akidah, Akhlak, Ibadah & Muamalah Duniawiyah, Jakarta: UHAMKA Press, 2015.

Amirrachman, Alpha, Andar Nubowo, and Azaki Khoirudin (ed), Islam Berkemajuan untuk Indonesia Berkemajuan: Agenda Muhammadiyah ke Depan, Jakarta: Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations, 2015.

Arifin, MT., Muhammadiyah: Potret yang Berubah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2016.

Arifin, A. Z., “Defending Traditions, Countering Intolerant Ideologies: Re-energizing the Role of Modin in Modern Java”, Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, vol. 55, no. 2, 2017, pp. 265-292, https:// doi.org/10.14421/ajis.2017.552.265-292.

Arifin, Syamsul, Syafiq Mughni, and Moh. Nurhakim, “The Idea of Progress: Meaning and Implications of Islam Berkemajuan in Muhammadiyah”, Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, vol. 60, no. 2, 2022, pp. 547-584, https://doi.org/10.14421/ajis.2022.602.547-584.

Boy, Pradana, Para Pembela Islam: Pertarungan Konservatif and Progresif di Tubuh Muhammadiyah, Depok: Gramata Publishing, 2009.

Burhani, Ahmad Najib, “Liberal and Conservative Discourses in the Muhammadiyah: The Struggle for the Face of Reformist Islam in Indonesia”, in Contemporary Developments in Indonesian Islam: Explaining the ‘Conservative Turn’, ed. by Martin van Bruinessen, Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, 2013.

Burhani, Ahmad Najib, Muhammadiyah Jawa, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2016.

Burhani, Ahmad Najib, Between Social Services and Tolerance: Explaining Religious Dynamics in Muhammadiyah, Singapore: ISEAS-Yusof Ishak Institute, 2019.

Chalmers, Ian, “The Islamization of Southern Kalimantan: Sufi Spiritualism, Ethnic Identity, Political Activism”, Studia Islamika, vol. 14, no. 3, 2007, pp. 371-417, https://doi.org/10.15408/sdi. v14i3.542.

Daniels, Timothy, Islamic Spectrum in Java, Farnham & Burlington: Ashgate, 2009.

Darban, Adaby, Sejarah Kauman: Menguak Identitas Kampung Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2010.

Fikih, Mansour, “Muhammadiyah sebagai Gerakan Pembebasan: Mempertegas Pemihakannya pada Kaum Dhu’afa”, in Muhammadiyah Kini dan Esok, ed. by Din Syamsuddin, Jakarta: Penerbit Pustaka Panjimas, 1990.

Federspiel, Howard M., “The Muhammadiyah: A Study of an Orthodox Islamic Movement in Indonesia”, Indonesia vol. 10, 1970, pp. 57-79.

Federspiel, Howard M., A Dictionary of Indonesian Islam, Athens: Ohio University Center for International Studies, 1995.

Geertz, Clifford, The Religion of Java, Chicago & London: The University of Chicago Press, 1976.

Geertz, Hildred, “Indonesian Cultures and Communities”, Indonesia, ed. by Ruth McVey, New Haven: Yale University, 1967.

Haiban, Muhammad, Matahari Bersinar di Tanjung Redeb: Geliat Muhammadiyah dari Cabang Tanjung Redeb sampai Daerah Berau Kalimantan Timur sejak Tahun 1933 hingga 2013, Jakarta: UHAMKA Press, 2015.

Hasyim, Umar, “Penjelasan Kepribadian Muhammadiyah”, in Muhammadiyah Jalan Lurus Dalam Tajdid, Dakwah, Kaderisasi dan Pendidikan: Kritik dan Terapinya, Surabaya: Pt. Bina Ilmu, 1990[1963].

Hasyim, Umar, “Matan Keyakinan Dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah: Keputusan Sidang Tanwir di Ponorogo”, in Muhammadiyah Jalan Lurus Dalam Tajdid, Dakwah, Kaderisasi dan Pendidikan: Kritik dan Terapinya, Surabaya: Pt. Bina Ilmu, 1990[1969].

Hilmy, Masdar, “The Double-edged Sword of Islamic Reform: Muhammadiyah and the Dilemma of Tajdid within Indonesian Islam”, Review of Indonesian and Malaysian Affairs, vol. 48, no. 1, 2014, pp. 183-206.

Huda, Sholihul, “Konversi Ideologi Muhammadiyah ke Gerakan Front Pembela Islam”, Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, vol. 4, no, 2, 2018, pp. 1-18, https://doi.org/10.30651/ah.v4i2.2643.

Ihza, Yusril, “Muhammadiyah dan Pemberdayakan Masyarakat”, in Muhammadiyah Menyongsong Abad XXI, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 1998.

Immanuel, J. M., Greg Lee, Karlina Maizida, and Taqiem Pabbajah, “The Roles of Muhammadiyah in Shifting Apeman Ritual through State Power and Society”, DINIKA: Academic Journal of Islamic Studies, vol. 3, no. 2, 2018, pp. 179-192, https://doi.org/10.22515/ dinika.v3i2.161.

Jabrohim, 2021 “Kembali ke Majelis Kebudayaan: Memantapkan Instrumen Dakwah Kultural”, Muhammadiyahmu, Muhammadiyahku, Muhammadiyah Kita Bersama, ed. by Jabrohim, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2021.

Jainuri, Achmad, Ideologi Kaum Reformis: Melacak Pandangan Keagamaan Muhammadiyah Periode Awal, Surabaya: Lembaga Pengkajian Agama dan Masyarakat, 2002.

Kayo, Khatib Pahlawan, and Harjohan, Muhammadiyah Minangkabau (Sumatera Barat) dalam Perspektif Sejarah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2010.

Kim, Hyung-Jun, Reformist Muslims in a Yogyakarta Village: The Islamic Transformation of Contemporary Socio-Religious Life, Canberra: ANU EPress, 2007.

Kim, Hyung-Jun, “Praxis and Religious Authority in Islam: The Case of Ahmad Dahlan, Founder of Muhammadiyah”, Studia Islamika, vol. 17, no. 1, 2010, pp. 69-92, https://doi.org/10.15408/sdi.v17i1.468.

Kim, Hyung-Jun, “Egalitarian Leaders and Rational Followers: The Internal Dynamics of Muhammadiyah as an Islamic Organization”, SOJOURN: Journal of Social Issues in Southeast Asia, vol. 39, no. 3, 2024, pp. 483-500, https://doi.org/10.1355/sj39-3d.

Kuntowijoyo, Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi, Bandung: Penerbit Mizan, 1991.

Laporan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2015.

Laporan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Period 2015-2022, Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2022.

Mughni, Syafiq, “Ahlussunnah wal-Jama’ah dan Posisi Teologi Muhammadiyah”, in Muhammadiyah Kini dan Esok, ed. by Din Syamsuddin, Jakarta: Penerbit Pustaka Panjimas, 1990.

Mulkhan, Abdul Munir, Islam Murni dalam Masyarakat Petani, Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya, 2000.

Nakamura, Mitsuo, The Crescent Arises over the Banyan Tree: A Study of the Muhammadiyah Movement in a Central Javanese Town, c. 1910-2010, Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, 2012.

Noer, Deliar, Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942, Jakarta: LP3ES, 1996.

Nusi Arfan, Nurul Ilmi Idrus, Hamka Naping, and Lahaji, “Post- Traditionalist Nahdlatul Ulama and Neo-Modernist Muhammadiyah: A Study of Local Muslim Thought in Gorontalo”, International Journal of Social Science and Human Research, vol. 5, no. 5, 2022, pp. 1743-1750, https://doi.org/10.47191/ijsshr/v5-i5-24.

Paryanto, “Membangun Keberimanan Baru: Sebuah Penjajagan Awal”, in Kembali ke al Quran Menafsir Makna Zaman: Suara-Suara Kaum Muda Muhammadiyah, ed. by Pradana Boy and Hilmi Faiq, Malang: UMM Press, 2004.

Peacock, James, Purifying the Faith: The Muhammadijah Movement in Indonesian Islam, California: The Banjamin/Cummings Publishing Company, 1978.

Pickthall, M. Marmaduke, The Koran, London: A Star Book, 1989[1930].

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kendal, “Zakat Kita: Zakat Terapan (Zakat yang Direalisasikan)”, Mimeograph, 1999.

Profil Muhammadiyah 2000, Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2000.

Qodir, Zuly, “Muhammadiyah Sebagai Gerakan Sosial Baru: Inspirasi Menuju Masyarakat Berkemajuan”, in Islam Berkemajuan untuk Indonesia Berkemajuan: Agenda Muhammadiyah ke Dapan, ed. by Alpha Amirrachman, Andar Nubowo and Azaki Khoirudin, Jakarta: Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations, 2015.

Rahman, Fazlur, Islam (second edition), Chicago and London: University of Chicago Press, 1979.

Ramadhan, Said, “Muhammadiyah sebagai Gerakan Sosial Baru: Mencari Makna Baru bagi Gerakan Muhammadiyah”, in Kembali ke al Quran Menafsir Makna Zaman: Suara-Suara Kaum Muda Muhammadiyah, ed. by Pradana Boy and Hilmi Faiq, Malang: UMM Press, 2004.

Risalah Islam Berkemajuan: Keputusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah Tahun 2022, Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2022.

Riski, Samsu, “Perkembangan Kurikulum Muhammadiyah Boarding School dalam Penguatan Amal Usaha Muhammadiyah”, Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyaan, vol 2, no. 2, 2022, pp. 106-107, https:// doi.org/10.18196/jasika.v2i2.29.

Sairin, Sjafri, “Profesionalisme dan Etos Kerja”, in Membangun Profesionalisme Muhammadiyah, ed. by Edy Suandi Hamid, Muchlas Rowi and Arief Budiman, Yogyakarta: LPTP PP Muhammadiyah, 2003.

Saleh, Fauzan, Modern Trends in Islamic Theological Discourse in 20th Century Indonesia: A Critical Survey, Leiden, Boston & Koln: Brill, 2001.

Schlehe, Judith, “Contesting Javanese Traditions: The Popularisation of Rituals between Religion and Tourism”, Indonesia and the Malay World, vol. 45, no. 131, 2017, pp. 1-21, https://doi.org/10.1080/13639811.2016.1219494.

Setiaji, Bambang, and Sami’an, “Pengembangan Kredit Usaha Kecil: Kasus Kredit Becak dan Gaduh Kambing di Rembang dan Masjid Ar-Rahman Surakarta”, Muhammadiyah dan Pemberdayaan Rakyat, ed. by Ma’ruf Ade and Heri Zulfan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 1995.

Sila, Adlin, “Revisiting NU-Muhammadiyah in Indonesia: The Accommodation of Islamic Reformism in Bima”, Indonesia and the Malay World, vol. 48, no. 142, 2020, pp. 304-322, https://doi.org/1 0.1080/13639811.2020.1823150.

Sirait, Sangkot, “Religious Attitudes of Theological Traditionalist in the Modern Muslim Community: Study on Tahlilan in Kotagede”, Journal of Indonesian Islam, vol. 10, no. 2, 2016, pp. 235-60, https:// doi.org/10.15642/JIIS.2016.10.2.237-260.

Suwarno, and Asep Daud Kosasih, Dinamika Sosial Gerakan Muhammadiyah di Banyumas, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.

Suyoto, Moh. Shofan, and Sri Redjeki Endah, Pola Gerakan Muhammadiyah Ranting: Ketegangan antara Purifikasi dan Dinamisasi, Yogyakarta: IRCiSoD, 2005.

Tafsir, Dilema Purifikasi Muhammadiyah: Antara Progresifisme dan Konservatisme, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2022.

Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah Ke-47, Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2015.

Tim PP Muhammadiyah Majlis Tarjih, “Masalah Hubungan Dengan Non Muslim”, Tanya-Jawab Agama II, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 1992.

Tuhulelei, Said, “Masa Depan Intelektual Muhammadiyah: Mengayuh di antara Dua Pusaran Arus”, in Kembali ke al Quran Menafsir Makna Zaman: Suara-Suara Kaum Muda Muhammadiyah, ed. by Pradana Boy and Hilmi Faiq, Malang: UMM Press, 2004.




Copyright (c) 2024 Hyung-Jun Kim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.